PT Best Profit Futures Malang

Minyak WTI Diperdagangkan Mendekati Lima Bulan Tertinggi

peak-oil-demand-is-coming-but-heres-why-its-not-good-news-700x357

BESTPROFIT FUTURES (04/03) – Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level tertingginya sejak September lalu di tengah spekulasi bahwa persediaan penyulingan bahan bakar di AS yang menurun, di Negara konsumen minyak terbesar di dunia tersebut. Minyak jenis Brent stabil di London.

Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah menguat sebanyak 2,3 persen kemarin, terbesar dalam tiga bulan terakhir, karena Ukraina memobilisasi tentara dalam merespon pasukan Rusia yang menguasai semenanjung Crimea. Stok distilasi, termasuk minyak pemanas dan diesel, kemungkinan turun sebesar 1 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg terhadap para analis jelang laporan Administrasi Informasi Energi (EIA)besok. Reli WTI mungkin tidak berkelanjutan, indikator teknis menunjukkan.
WTI untuk pengiriman April berada di level $ 104,85 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, turun 7 sen, pada 1:41 siang waktu Sydney. Kontrak naik sebesar $ 2,33 ke level $ 104,92 kemarin, penutupan tertinggi sejak 19 September. Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 10 persen di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah naik 6,5 persen tahun ini.
Minyak Jenis Brent untuk pengiriman April naik 5 sen menjadi $ 111,25 per barel di ICE Futures Europe. Minyak mentah acuan Eropa mengakhiri sesi menjadi $ 6,40 lebih besar dibandingkan WTI. Dengan selisih ditutup pada level $ 6,28 kemarin.
Copy Source: Bloomberg