PT Best Profit Futures Malang

Minyak Mentah Naik Dari 2 Pekan Terendah Terkait Pasar Yang Terlihat Mengetat

best profit bestprofit pt bestprofit

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/11) – Minyak naik dari dua pekan terendahnya di tengah spekulasi bahwa penumpukan persediaan minyak mentah AS akan segera berakhir karena meningkatnya permintaan kilang.

Minyak berjangka naik 0,8 persen di New York. Stok mungkin meningkat 1,3 juta barel pekan lalu, kenaikan terkecil sejak September, menurut analis yang disurvei oleh Bloomberg. The Energy Information Administration AS memangkas outlook produksi minyak mentah untuk 2016 Selasa ini. Pasokan dari negara-negara non-OPEC mungkin akan mengjentikan pertumbuhan pada tahun 2020, Badan Energi Internasional mengatakannya pada Selasa dalam sebuah laporan.

Pasar minyak telah mengalami penurunan dari 43 persen pada tahun lalu di tengah melimpahnya pasokan global. Stok AS tetap lebih dari 100 juta barel di atas rata-rata musiman lima tahun setelah produsen memangkas biaya untuk mempertahankan produksi. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak sedang mempertimbangkan untuk menaikkan target produksi resminya sebesar 1 juta untuk menyertakan produksi dari anggota baru yaitu Indonesia, menurut dua delegasi OPEC. OPEC mengatakan bahwa mereka memompa sekitar 31.570.000 barel per hari pada bulan September, dibandingkan dengan sasaran saat ini yaitu sebesar 30 juta barel. OPEC akan melakukan pertemuan pada 4 Desember nanti di Wina.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember naik 34 sen menjadi menetap di $ 44,21 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak jatuh ke $ 43,87 pada hari Senin, yang merupakan penutupan terendahnya sejak 27 Oktober lalu

Brent untuk pengiriman Desember naik 25 sen, atau 0,5 persen, untuk mengakhiri sesi di $ 47,44 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah acuan Eropa ditutup pada $ 3,23 premium untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg