PT Best Profit Futures Malang

Minyak Kembali Merangkak Naik Jelang Rilis Data Pasokan AS

ilustrasi-minyak2

BESTPROFIT FUTURES MALANG (7/4) – Minyak mentah bergerak mendekati level tertingginya dalam lebih dari 6 pekan terakhir menjelang rilis data AS yang akan menunjukkan laju pertumbuhan pasokan minyak mentah di Negeri Paman Sam tersebut.

Kemarin kontrak berjangka minyak stagnan di New York setelah sempat naik sebesar 6.1% yang sekaligus kenaikan tajam dalam 2 bulan terakhir setelah Arab Saudi menaikkan harga minyak yang diekspor ke Asia. Pekan lalu pasokan minyak mentah AS diperkirakan naik sebesar 3 juta barel, hal itu menurut survey Bloomberg News menjelang laporan dari EIA (Energy Information Administration) hari Rabu besok. Angka tersebut menjadi kenaikan terendah sepanjang tahun 2015 ini.

Minyak masih mengalami penurunan sebesar 2.9% sepanjang tahun 2015 ini ditengah lonjakan pasokan minyak global yang telah disebabkan oleh lonjakan pasokan minyak mentah di AS yang telah naik ke rekornya selama 12 pekan terakhir ini. Bulan lalu output minyak AS turun untuk pertama kalinya sejak Januari kemarin akibat banyaknya pengeboran yang berhenti dengan mencatat level terendahnya dalam 4 tahun terakhir ini.

Minyak mentah acuan WTI (West Texas Intermediate) untuk pengiriman bulan Mei berada di level $51.72 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dengan mencatat penurunan sebesar 42 sen pukul 10:36 pagi ini waktu Sydney. Kemarin kontrak berjangka WTI mendulang gain sebesar $3 ke level $52.14 yang sekaligus level penutupan tertingginya sejak 18 Februari lalu.

Sementara Brent untuk pengiriman bulan Mei sebesar 49 sen atau 0.8% dengan turun di level $57.63 per barel di Bursa ICE Futures Europe, London. Senin kemarin Brent mendulang gain sebesar $3.17 atau 5.8% ke level $58.12. Acuan minyak mentah Eropa tersebut diperdagangkan lebih tinggi sebesar $5.92 dibanding WTI. (bgs)

Sumber : Bloomberg