PT Best Profit Futures Malang

Minyak Berakhir Turun Ke-3 Bulan Terendah Pasca Naiknya Pasokan AS

ilustrasi-minyak2

BESTPROFIT FUTURES MALANG (20/11) – Minyak turun ke level terendahnya dalam hampir tiga bulan terakhir terkait data pemerintah yang menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS naik ke level tertinggi nya saat ini sejak tahun 1930.

Minyak mentah turun 0,5 persen di New York setelah merosot di bawah $ 40 per barel Rabu kemarin untuk pertama kalinya sejak Agustus. Stok naik menjadi 252.000 barel pekan lalu, menjaga persediaan lebih dari 100 juta barel di atas rata-rata musiman lima tahunnya, menurut Energy Information Administration. U.S. Kilang AS memproduksi lebih banyak minyak disaat mereka mengakhiri pemeliharaan musimannya.

Minyak telah menurun sekitar 45 persen dalam satu tahun terakhir di tengah spekulasi bahwa melimpahnya pasokan global yang akan bertahan terkait Organisasi Negara Pengekspor Minyak yang memompa di atas kuota kolektif terus menerus dan peningkatan produksi Rusia ke level tertingginya seperti era pasca-Sovie. Sebuah musim dingin yang lebih hangat daripada rata-rata dapat melemahkan permintaan bahan bakar pemanas yang cukup untuk memicu penurunan harga minyak mentah US $ 20 per barel, menurut Goldman Sachs Group Inc

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember, yang berakhir Jumat, turun 21 sen untuk menetap di $ 40,54 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini adalah penutupan terendahnya sejak 26 Agustus lalu. Kontrak Januari yang lebih aktif turun 23 sen menjadi $ 41,72.

Brent untuk pengiriman Januari naik 4 sen dan mengakhiri sesi di $ 44,18 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah acuan Eropa ditutup pada $ 2,46 premium untuk WTI Januari.(mrv)

Sumber: Bloomberg