PT Best Profit Futures Malang

Mahkamah Eropa Mendukung Pegiat Hak Pribadi

150923153455_max_schrems_640x360_pa_nocredit

BESTPROFIT FUTURES MALANG (24/9) – Seorang pegiat hak pribadi ‘menang’ dalam gugatan hukum yang bisa mendukung upayanya untuk mencegah Facebook meneruskan data warga Uni Eropa ke pihak berwenang Amerika Serikat.

Mahkamah Eropa menyatakan pendapat bahwa peraturan berbagi data antara 28 negara Uni Eropa dan pihak berwenang Amerika Serikat adalah ‘cacat’.

Keputusan itu juga bisa mempengaruhi perusahan-perusahaan teknologi lain yang mengirimkan informasi tentang warga Eropa ke pusat data di AS.

Max Schrems -pegiat yang mengajukan kasus ini- juga berharap konsekuensi dari pendapat tersebut akan meluas.

“Perusahaan-perusahan yang berpartisipasi dalam pengawasan massal Amerika Serikat dan memberikan, misalnya, layanan cloud di Uni Eropa dengan mengandalkan pusat data di Amerika Serikat kini harus melakukan investasi untuk menjamin pusat data di Uni Eropa,” jelasnya.

“Ini akan menjadi masalah besar bagi Apple, Facebook, Google, Microsoft atau Yahoo.”

Bagaimanapun pendapat ini bukan merupakan keputusan akhir, yang baru akan ditentukan akhir tahun oleh Mahkamah Eropa.

Sengketa antara Schrems dengan Facebook ini bisa ditelusuri ketika Edward Snowden membocorkan aktivitas tentang kegiatan mata-mata internet AS.

Dia kemudian berpendapat bahwa terungkapnya kasus itu membuat warga Uni Eropa tidak punya perlindungan atas pengamatan Amerika Serikat begitu data itu dikirim ke sana.

Facebook dipilihnya sebagai lawan sengketa karena cakupan data yang dikumpulkan media sosial itu dan jumlah penggunannya yang tinggi.

Sumber : BBC