PT Best Profit Futures Malang

Krakatau Steel Rampungkan Proyek Strategis Sehingga Sahamnya Kian Tertekan

PT Krakatau Steel Tbk (TRAS) tengah merampungkan enam proyek strategis pada tahun ini.  Enam proyek itu bergerak di bidang pelabuhan, pembangkit listrik, pengolahan batu bara, tiang pancang, jasa transportasi, dan produksi pipa baja.

Saat ini penyelesaian proyek pelabuhan mencapai 100 persen dan telah beroperasi, sedangkan untuk pembangkit listrik dan pengolahan tar batu bara masing-masing 99 persen dan 89 persen, kemudian tiang pancang dan jasa transportasi sudah tahap akhir dan produksi pipa baja 77 persen.

Perseroan Terbatas Krakatau Steel melalui anak usaha PT Krakatau Bandar Samudera telah menyelesaikan pekerjaan peningkatan kapasitas pelabuhan sehingga dapat melayani kapal berbobot 30.000 sampai 200.000 DWT. Kemudian, melalui PT Krakatau Daya Listrik saat ini tengah diselesaikan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap dan gas berkapasitas 120 megawatt.

Proyek lain yang berhasil diselesaikan tahun 2013 meliputi PT Krakatau Posco tahap I, PT Indo Japan Steel Centre (pabrik coil service bagi industri otomotif), PT Meratus Jaya Iron & Steel (produksi besi spon untuk PT KS), dan revitalisasi pabrik slab baja 1. Totalnya, sebanyak 23 proyek strategis yang akan dan telah diselesaikan melalui induk, anak usaha, maupun perusahaan patungan dengan mitra.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham hari ini, Senin (5/5/14), saham KRAS dibuka di level 487. Namun setelah itu pergerakan harga dikisaran 485-488. Volume perdagangan saham KRAS mencapai 300 ribu lot saham.

Melihat indikator teknikal, harga saham KRAS saat ini masih terus melanjutkan tren pelemahan. Dimana indikator MA terus turun sejajar dengan bolinger band tengah. Selain itu indikator stochastic menunjukan harga yang berada pada zona jenuh jual dan bergerak cenderung stagnan.

Sementara itu indikator ADX bergerak flat ketika  -DI menunjukan bergerak menguat di level 18, hal ini menunjukan efek pelemahan KRAS akan berlanjut namun waspadai akan koreksi. Dengan kondisi fundamental dan teknikalnya, maka harga bergerak di level support Rp 472 hingga resistance Rp 533.

Sumber dari vibiznews.com