PT Best Profit Futures Malang

Harga Minyak Naik Sambut Kesepakatan Nuklir Iran

oil-flickr-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (15/7) – Harga minyak naik pada perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) karena kesepakatan nuklir antara Iran dengan negara-negara anggota P5+1 (Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia, Tiongkok, dan Jerman), tidak lantas langsung diikuti pencabutan sanksi ekspor minyak terhadap Iran.

Berdasarkan perjanjian tersebut, sanksi yang diberikan AS, Uni Eropa dan PBB baru diangkat jika Iran terbukti benar-benar membatasi program nuklirnya. Namun para analis menilai, negara eksportir minyak mentah terbesar keempat di dunia itu baru bisa meningkatkan pengiriman minyak hanya secara bertahap.

“Minyak dari Iran akan membutuhkan waktu untuk kembali, kemungkinan besar baru masuk lagi ke pasar pada semester II 2015,” kata analis perminyakan Amrita Sen dilansir dari Reuters,Rabu (15/7/2015).

Sebuah survei Reuters memperkirakan, Iran akan dapat meningkatkan ekspor minyak mentah oleh hanya 60 persen dalam setahun.

Harga minyak mentah jenis Brent ditutup naik US$ 66 sen atau 1,1 persen menjadi US$ 58,51 per barel. Harga telah jatuh hampir US$ 2  dari sebelumnya, ditopang berita dari kesepakatan nuklir Iran.

Harga minyak jenis West Texas Intermediate melonjak US$ 84 sen atau 1,6 persen menjadi US$ 53,04 setelah turun sebelumnya berada di level US$ 50,38 per barel.

Dalam perdagangan usai kesepakatan tersebut, harga minyak Brent dan WTI naik sekitar 2 persen, setelah American Petroleum Institute (API) melaporkan penurunan 7,3 juta barel dalam stok minyak mentah AS pekan lalu.

Di Timur Tengah, pasukan Teluk Yaman berhasil merebut kembali bandara internasional Aden dari pejuang milisi Houthi Iran usai melewati pertempuran berat, menambah ketegangan geopolitik sekitar pasokan minyak dari kawasan itu. (Ndw/Gdn)