PT Best Profit Futures Malang

Category Archives: news

Ekspor Arab Saudi Menurun, Harga Minyak | PT Bestprofit

042589400_1436217805-harga-minyak-mentah-merosot-130413b

PT Bestprofit (19/7) – Harga minyak sedikit menguat pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta) karena permintaan yang kuat dan penurunan ekspor Arab Saudi. Sayangnya keluarnya Ekuador dari kesepakatan organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) menahan penguatan ke level yang lebih tinggi.

Mengutip Reuters, Rabu (19/7/2017), harga minyak Brent yang merupakan patokan harga dunia naik 42 sen menjadi US$ 48,84 per barel. Sedangkan untuk harga minyak mentah AS naik 38 sen menjadi US$ 46,40 per barel.

“Ekspor minyak Arab Saudi menurun sehingga membuat pelaku pasar menarik kesimpulan bahwa produksi minyak di negara tersebut juga terus menurun,” jelas analis energi CHS Hedging Tony Headrick.

Arab Saudi yang merupakan negara eksportir minyak terbesar yang tergabung dalam OPEC memang tengah berusaha menurunkan produksi guna mendorong kenaikan harga minyak.

Langkah menahan produksi tersebut bukan hanya dilakukan oleh Arab Saudi saja melainkan seluruh anggota OPEC dan beberapa negara lain di luar OPEC seperti Rusia.

Ekspor minyak mentah Arab Saudi pada Mei turun menjadi 6,924 juta barel per hari dari bulan sebelumnya yang tercatat ada di 7,006 juta barel per hari.

Salah satu pejabat Arab Saudi mengatakan bahwa penurunan angka ekspor ini memang sejalan dengan kebijakan dari negara tersebut untuk mengurangi kelebihan pasokan global yang menyebabkan harga minyak terus tertekan.

“Tujuh dari eksportir minyak utama dunia telah menjalankan kebijakan OPEC dan hasilnya sudah mulai terlihat,” jelas pejabat tersebut.

Sayangnya, kenaikan harga minyak sedikit tertekan karena Ekuador memilih untuk tidak melanjutkan kesepakatan yang telah dilakukan sejak awal tahun ini. Ekuador sebenarnya masih menjalankan kesepakatan tetapi jumlah pengurangan produksi tidak sebesar yang ditentukan.

Dalam kesepakatan awal, negara tersebut menyanggupi untuk mengurangi produksi minyak mencapai 26 ribu barel per hari. Namun karena masalah keuangan negara maka jumlah pengurangan tidak setinggi kesepakatan.

Menteri Perminyakan Ekuador Carlos Perez menyatakan bahwa negara tersebut hanya akan mengurangi produksi 60 persen dari jumlah kesepakatan.

Sumber : Liputan6

Wall Street Berakhir Datar di Tengah Penurunan | Bestprofit

Wall_Street_-_New_York_Stock_Exchange2-700x357

Bestprofit (18/7) – Wall street ditutup mendatar terpicu keuntungan pada utilitas dan saham konsumen yang mengimbangi penurunan saham perusahaan perawatan kesehatan.

Melansir laman Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 8,02 poin, atau 0,04 persen ke posisi 21.629.72. Sementara indeks S & P 500 kehilangan 0,13 poin, atau 0,01 persen menjadi 2.459,14 dan Nasdaq Composite bertambah 1,97 poin, atau 0,03 persen ke level 6.314,43 poin.

Pasar dipengaruhi saham sektor kesehatan pada indeks S&P 500 yang tergelincir. Sebagian terbebani keputusan Senat Amerika Serikat (AS) untuk mempertimbangkan penundaan undang-undang kesehatan.

“Saya pikir kita harus melihat beberapa hal terkait kesehatan sebelum Anda dapat membuat taruhan pada industri itu,” kata Erick Ormsby, CEO Alcosta Capital Management di San Ramon, California.

Menurut dia, sebagian besar aliran dana akan datang bila telah ada kejelasan tentang RUU kesehatan.

Industri kesehatan pada indeks S&P turun 0,3 persen. Sementara utilitas meraih 0,4 persen dan sektor konsumen naik 0,26 persen.

Adapun saham BlackRock turun 3,1 persen menjadi US$ 424,63 usai perusahaan aset manajer terbesar dunia ini melaporkan perolehan laba kuartalannya di bawah ekspektasi.

Di sisi lain, saham Netflix (NFLX.O) melonjak 8,5 persen menjadi US$ 175,45, atau lebih baik dari harapan pertumbuhan pelanggan. Saham Procter & Gamble (PG.N) naik 0,5 persen menjadi US$ 87,55.

Amazon (AMZN.O) memimpin kenaikan sebesar 0,8 persen menjadi US$ 1.010,04.

Sekitar 5,16 miliar saham berpindah tangan di pasar, dibandingkan 6,51 miliar rata-rata harian selama 20 sesi terakhir.

Sumber : Liputan6

Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen Karyawan | Best Profit

2596322545

Best Profit (17/7) – PT Angkasa Pura II (Persero) mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap upaya-upaya penipuan terkait lowongan pekerjaan atau rekrutmen atau seleksi karyawan yang mengatasnamakan perusahaan.

AP II selalu mengumumkan lowongan pekerjaan melalui situs resmi perusahaan yakni www.angkasapura2.co.id dan media cetak nasional.

Selain itu, AP II juga tidak pernah memungut biaya apapun dalam proses seleksi penerimaan calon karyawan.

AP II telah menemukan sejumlah pengumuman lowongan palsu atau penipuan yang disebar melalui pesan singkat, e-mail, atau media sosial.

“Kami tegaskan bahwa AP II tidak pernah memungut biaya dalam proses seleksi calon karyawan, sehingga apabila ada oknum yang meminta biaya dengan alasan bagian dari seleksi AP II maka itu penipuan,” kata Head of Corporate Secretary & Legal AP II Agus Haryadi dalam pernyataan resmi, Kamis (11/5/2017).

Agus menyatakan, seleksi calon karyawan AP II dilakukan secara transparansi dan profesional dengan tidak memungut biaya.

Praktik penipuan yang cukup sering dilakukan adalah penipu meminta agar korban mentransfer sejumlah uang dengan.

Alasan pungutan uang itu adalah untuk biaya tiket pesawat dan sebagainya di mana akan diganti ketika korban tiba di Jakarta. Agus menyatakan, praktik tersebut adalah penipuan.

“Dapat disampaikan juga bahwa beberapa waktu lalu personil AP II yang bertugas di Bandara Halim Perdanakusuma bekerjasama dengan TNI dan Polri telah menggagalkan upaya penipuan lowongan pekerjaan,” tutur Agus.

Ia menjelaskan, apabila ada upaya-upaya meminta sejumlah uang atau menjanjikan kelulusan seleksi calon karyawan AP II, masyarakat dapat mengadukan penipuan tersebut melalui contact center yang dapat diakses melalui nomor 138 atau twitter @contactap2 dan email di contact.center@angkasapura2.co.id.

Sumber : Kompas