PT Best Profit Futures Malang

Bursa Saham China Turun Jelang Rilis Data Ekonomi

url

BESTPROFIT FUTURES (12/8) – Indeks saham China jatuh dari level tertinggi delapan bulan jelang rilis data ekonomi terkait pinjaman yuan baru dan produksi industri.

Saham China Citic Bank Corp dan Industrial Bank Co turun setidaknya 1% untuk memimpin penurunan di antara perusahaan pemberi pinjaman. China Yangtze Power Co, pemilik proyek PLTA terbesar dunia, turun sebanyak 1%. Yonghui Superstore Co melonjak 10% setelah pihaknya mengatakan Dairy Farm International Holdings Ltd membeli 20% saham pada operator supermarket.

Indeks Shanghai Composite turun 0,4% ke level 2,215.85 pada 09:46 pagi. Naik 1,4% kemarin ke level tertinggi sejak 10 Desember setelah data menunjukkan inflasi tetap terjaga. Indekssaham telah pulih 12% dari level terendahnya di tahun ini, mengirimkan indeks 14-day relative strenght ke level 71,4 kemarin. Angka diatas 70 mengindikasikan harga mungkin siap menglami penurunan.

Indeks CSI 300 turun 0,5% ke level 2,352.55. Indeks Hang Seng China Enterprises turun 0,2%. Indeks Bloomberg China-US Equity, Indeks perusahaan AS yang terdaftar paling banyak diperdagangkan di China, naik sebanyak 1,3% kemarin.

Shanghai Composite telah kembali pulih karena pelonggaran moneter, percepatan pengeluaran pemerintah dan kenaikandi bidang manufaktur memacu spekulasi China akan memenuhi target ekspansi ekonominya sebesar 7,%. Indeks tersebut bernilai 8,2 kali 12 bulan, dibandingkan dengan level terendah dalam tiga tahun dari 7.3 di bulan Maret, menurut data yang dihimpunoleh Bloomberg.

Sumber: Bloomberg