PT Best Profit Futures Malang

Bursa Regional Bayangi Laju IHSG

026355500_1411964916-Ihsg-20140929-Johan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/8) – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak variatif pada perdagangan saham Rabu pekan ini dipicu sentimen bursa regional.

“Sepertinya masih dipengaruhi bursa regional. Kami lihat masih variatif. Eropa masih naik,” kata Kepala Riset PT Universal Broker Securities Satrio Utomo, kepada Liputan6.com, Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Dari dalam negeri, sentimen penggerak indeks saham masih negatif dengan IHSG mendapat tekanan dari nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah masih berada di kisaran 14.000 per dolar AS.Satrio menuturkan, tren IHSG masih melemah lantaran menunggu keputusan bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga acuannya. Hal itu berimbas pada pergerakan nilai tukar rupiah.

“Penyebabnya juga The Fed, pertengahan September. Ini masih panjang,” tambah Satrio.

Ia menuturkan, aksi pembelian kembali saham/buyback saham mampu menjadi penahan IHSG. Namun, Satrio ragu apakah hal tersebut akan bertahan lama. “Memang terus mengalir kalau kami lihat, paling tidak bisa buat IHSG bertahan, tapi terlalu cepat melihatnya positif,” ujar Satrio.

Dia memprediksi IHSG berada pada rentan support 4.200 dan resistance 4.300 pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Dalam riset PT Sinarmas Sekuritas juga menyebutkan IHSG  bergerak variatif. Indeks saham diperkirakan berada pada level support 4.150 dan resistance 4.334. Sentimen dari regional mewarnai kinerja IHSG.

“Dari AS akan merilis data markit services PMI flash yang diperkirakan ke level 56,14 dari sebelumnya di  level 55,7 dan akan dirilis juga data new home sales  yang diperkirakan ke level 5,8 persen MoM dibandingkan di level minus 6,8 persen MoM,” tulis riset Sinarmas Sekuritas.

Satrio merekomendasikan akumulasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT PP Tbk (PTPP).PT Sinarmas Sekuritas merekomendasikan beli PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). Kemudian jual untuk saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

IHSG ditutup menguat pada perdagangan saham Selasa 25 Agustus 2015. Indeks saham naik 64,77 poin atau 1,56 persen ke 4.228,50. (Amd/Ahm)

Sumber : Liputan6