PT Best Profit Futures Malang

Bursa Jepang Pangkas Penurunan Kuartalan

050a48f066b940de1280ee44c5292d1c

BESTPROFIT FUTURES (30/6) – Bursa saham Jepang dibuka naik, memangkas penurunan dua kuartal terburuk sejak meluasnya krisis keuangan global, karena kekhawatiran atas keluarnya Inggris dari Uni Eropa terus mereda di pasar ekuitas global.

Indeks Topix naik 1,1 persen menjadi 1,260.82 pada pukul 09:16 pagi di Tokyo. Indeks tersebut berada di jalur untuk kenaikan 4,7 persen dalam minggu ini, mengurangi penurunan untuk kuartal yang berakhir pada hari Kamis menjadi 6,4 persen setelah anjlok 13 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1,2 persen menjadi 15,757.99. Yen diperdagangkan di 102,79 per dolar setelah melemah selama dua hari.

Indeks MSCI All Country World menambahkan 2,2 persen pada hari Rabu untuk mencatatkan kenaikan dua hari tertajam sejak Agustus, dengan bank sentral di seluruh dunia mengisyaratkan kesiapan untuk bertindak jika diperlukan. Indeks tersebut telah jatuh 6,9 persen selama dua sesi sebelumnya setelah keputusan yang mengejutkan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa menyebabkan pelarian dari aset berisiko.(frk)

Indeks Topix naik 1,1 persen menjadi 1,260.82 pada pukul 09:16 pagi di Tokyo. Indeks tersebut berada di jalur untuk kenaikan 4,7 persen dalam minggu ini, mengurangi penurunan untuk kuartal yang berakhir pada hari Kamis menjadi 6,4 persen setelah anjlok 13 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1,2 persen menjadi 15,757.99. Yen diperdagangkan di 102,79 per dolar setelah melemah selama dua hari.

Indeks MSCI All Country World menambahkan 2,2 persen pada hari Rabu untuk mencatatkan kenaikan dua hari tertajam sejak Agustus, dengan bank sentral di seluruh dunia mengisyaratkan kesiapan untuk bertindak jika diperlukan. Indeks tersebut telah jatuh 6,9 persen selama dua sesi sebelumnya setelah keputusan yang mengejutkan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa menyebabkan pelarian dari aset berisiko.(frk) BESTPROFIT FUTURES

Sumber: Bloomberg