PT Best Profit Futures Malang

Bursa Jepang Berayun Dengan Consumer

nikkei4-700x357

BESTPROFIT FUTURES (7/7) – Bursa saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian karena perusahaan consumer finance memimpin kenaikan sementara operator telepon melemah.

Indeks Topix naik 0,2 persen menjadi 1,236.18 pada pukul 09:19 pagi di Tokyo setelah turun sebanyak 0,5 persen. Indeks tersebut kehilangan 1,8 persen pada hari Rabu, penurunan terbesar sejak terjun 7,3 persen setelah keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Nikkei 225 Stock Average naik 0,2 persen pada hari Kamis.

Yen menguat untuk hari ketiga mendekati level tertinggi sejak November 2013 setelah risalah dari Federal Reserve menunjukkan kurangnya urgensi untuk mengencangkan suku bunga mengingat ketidakpastian atas prospek ekonomi global dan melemahnya permintaan untuk dolar.(frk)

Indeks Topix naik 0,2 persen menjadi 1,236.18 pada pukul 09:19 pagi di Tokyo setelah turun sebanyak 0,5 persen. Indeks tersebut kehilangan 1,8 persen pada hari Rabu, penurunan terbesar sejak terjun 7,3 persen setelah keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Nikkei 225 Stock Average naik 0,2 persen pada hari Kamis.

Yen menguat untuk hari ketiga mendekati level tertinggi sejak November 2013 setelah risalah dari Federal Reserve menunjukkan kurangnya urgensi untuk mengencangkan suku bunga mengingat ketidakpastian atas prospek ekonomi global dan melemahnya permintaan untuk dolar.(frk)

Indeks Topix naik 0,2 persen menjadi 1,236.18 pada pukul 09:19 pagi di Tokyo setelah turun sebanyak 0,5 persen. Indeks tersebut kehilangan 1,8 persen pada hari Rabu, penurunan terbesar sejak terjun 7,3 persen setelah keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Nikkei 225 Stock Average naik 0,2 persen pada hari Kamis.

Yen menguat untuk hari ketiga mendekati level tertinggi sejak November 2013 setelah risalah dari Federal Reserve menunjukkan kurangnya urgensi untuk mengencangkan suku bunga mengingat ketidakpastian atas prospek ekonomi global dan melemahnya permintaan untuk dolar.(frk) BESTPROFIT FUTURES

Sumber: Bloomberg