PT Best Profit Futures Malang

Bisnis Awal Tahun Melambat, Saham MDRN dalam Pelemahan Lanjutan

sevel-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/5) – Hingga kuartal pertama tahun ini, Modern Internasional Tbk (MDRN) alami penurunan laba bersih sebesar 27,83 persen menjadi Rp12,96 miliar atau Rp3 per saham dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp17,97 miliar atau Rp4 per saham. Penurunan laba tersebut tertekan oleh penjualan bersih yang turun tipis menjadi Rp332,35 miliar dari penjualan bersih tahun sebelumnya yang Rp339,96 miliar dan beban pokok turun jadi Rp196 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya Rp202,21 miliar.

Sementara laba bruto turun tipis jadi Rp135,60 miliar dari laba bruto tahu sebelumnya Rp137,75 miliar dan laba operasi turun jadi Rp43,52 miliar dari laba operasi tahun sebelumnya yang Rp44,63 miliar. Laba sebelum pajak turun jadi Rp20,72 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp23,38 miliar. Adapun total aset MDRN per Maret 2015 mencapai Rp2,54 triliun naik dari total aset per Desember 2014 yang Rp2,38 triliun.

Sementara itu juga MDRN berencana akan membuka 50 gerai  7-Eleven pada tahun 2015 yang berlokasi disekitar Jakarta. Untuk ekspansi ini MDRN membutuhkan dana investasi Rp2 miliar – Rp3 miliar per gerai atau mencapai Rp100 miliar – Rp150 miliar. Jika berhasil nantinya total gerai yang dimiliki 237 gerai 7-Eleven.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Jumat (8/5/15) saham MDRN ditutup naik 0,68% pada level 445 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 442 dan bergerak dalam kisaran 396 – 448 dengan volume perdagangan saham mencapai 30,300 lembar saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham MDRN sejak awal bulan Februari terlihat terus mengalami pergerakan melemah tertekan ke level support kuatnya, namun saat ini dalam potensi tekanan lanjutan terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Black Marubozu menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak flat yang menunjukan pergerakan MDRN dalam potensi menguat terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju MDRN masih akan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan MDRN. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp400 hingga target resistance di level Rp465.

 

Sumber : Vibiznews