Best Profit | Wall Street Menguat Berkat Data Penjualan Ritel AS

news

Best Profit (17/11) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Selasa, 16 November 2021. Wall street naik setelah laporan penjualan ritel Oktober 2021 yang kuat dan hasil kuartal III 2021 dari Home Depot dan Walmart yang lebih baik.

Hal tersebut mengisyaratkan konsumen AS masih meningkatkan pengeluaran bahkan hadapi kenaikan harga. Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones naik 54,77 poin atau 0,15 persen menjadi 36.142,22. Indeks S&P 500 menanjak 0,39 persen menjadi 4.700,90. Indeks Nasdaq bertambah 0,76 persen menjadi 15.973,86.

Penjualan ritel terbaru pada Oktober 2021 menunjukkan konsumen meningkatkan pengeluarannya dengan penjualan naik 1,7 persen. Realisasi penjualan ritel itu naik dibandingkan bulan sebelumnya naik 0,8 persen. best profit

Laporan tersebut menunjukkan kekuatan yang luas dalam kategori mulai dari mobil hingga barang olahraga. Penjualan online naik 10,2 persen dari tahun lalu. Keuntungan datang bahkan ketika harga konsumen melonjak 6,2 persen year over year (yoy) pada bulan lalu. Inflasi mencatat kenaikan terbesar sejak 1990-an.

Home Depot mencatat performa terbaik di Dow Jones pada perdagangan Selasa, 16 November 2021. Saham Home Depot menguat setelah rilis laporan keuangan melebihi perkiraan.

Penjualan melonjak 9,8 persen pada kuartal terakhir. Perusahaan ritel ini juga mengatakan penjualan fiskal pada kuartal IV sudah lebih tinggi dari kuartal lalu menunjukkan kemungkinan akhir tahun yang kuat. best profit

Sebagai tanda kekuatan konsumen lainnya, Walmart melaporkan laba dan laba per saham kuartal III jauh di atas perkiraan dan penjualan toko di Amerika Serikat naik 9,2 persen, tidak termasuk bahan bakar. Saham Walmart turun 2,5 persen dan merupakan penurunan besar di Dow Jones.

“Dengan pembacaan ritel yang kuat dan awal yang solid untuk pendapatan ritel, sangat jelas inflasi tidak halangi konsumen,” ujar Mike Loewengart dari E-Trade dilansir dari CNBC, Rabu (17/11/2021).

Ia menuturkan, meski pun ada beberapa kendala di pasar tenaga kerja dan inflasi, ini bisa berfungsi sebagai mosi percaya yang dibutuhkan investor yang menandakan ekonomi masih berjalan baik.

“Saat kita mempersempit pada musim liburan dan belanja, pertanyaannya apakah tetap angka lebih baik dari yang diharapkan dari ritel pada kuartal III 2021 dapat berlanjut pada akhir 2021,” kata dia. best profit

Chief Investment CFRA Research, Sam Stovall menuturkan, pada tingkat tertentu, investor berharap pendapatan ritel yang kuat.

“Pada awal November, consumer discreationary kembali ke empat sektor saham teratas dalam S&P,” ujar dia.

Ia menambahkan, investor memiliki harapan tinggi untuk laba yang dilaporkan Home Depot dan Walmart serta data penjualan ritel itu. “Dalam arti tertentu, mereka memperkirakan ini akan terjadi, kita akan melihat kekuatan yang berkelanjutan, pemulihan yang berkelanjutan dalam penjualan ritel,” kata dia. best profit

Saham ritel raksasa Lowe juga naik 4,2 persen. Saham Target menguat 1,1 persen. Lowe dan Target akan merilis hasil kuartalan pada Rabu.

Goldman Sachs menuturkan, laba dapat mengalahkan perkiraan dan berlanjut pada 2022. Chief US Equity Strategist David Kostin berharap pertumbuhan laba berkelanjutan sehingga mendorong indeks S&P 500 ke 5.100 pada akhir 2022.

“Pertumbuhan laba telah menyumbang seluruh pengembalian S&P 500 pada 2021, dan akan terus mendorong kenaikan pada 2022,” kata dia.

Ia menambahkan, EPS S&P 500 akan tumbuh 8 persen menjadi USD 226 pada 2022, dan 4 persen menjadi USD 236 pada 2023. “Perkiraan EPS kami 2 persen di atas konsensus 2022. Perusahaan secara konsisten memperluas margin keuntungan meskipun ada tekanan biaya input dan tantangan rantai pasokan,” kata dia. best profit

Sumber : Liputan6

Tinggalkan Balasan