PT Best Profit Futures Malang

^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker


Saham AS Turun, Indeks Nasdaq Composite Dekati Bear Market

007030700_1410989447-FOTO

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/2) – Saham AS turun, dengan Indeks Standard & Poor 500 dekati level terendahnya sejak April 2014 sedangkan Indeks Nasdaq Composite lebih dekat ke pasar bearish, di tengah pelemahan saham energi dan teknologi.

Pasar ekuitas sedang berusaha untuk stabil setelah Indeks Nasdaq Composite yang mengalami aksi jual selama 2 hari sejak Agustus lalu, dan penurunan di awal perdagangan hari Selasa sebesar 1 % dari pasar bearish. Pelemahan dalam saham teknologi, konsumen, perawatan kesehatan dan perusahaan industri mengirim saham-saham tersebut berayun antara keuntungan dan kerugian sepanjang sesi. Perusahaan bahan baku alami rally di tengah pelemahan dolar, sementara saham energi merosot diikuti harga minyak.

Indeks S&P 500 turun 0,1 % ke level 1,852.36 pada pukul 04:00 sore waktu New York, setelah sebelumnya menghapus kerugian awal sebesar 1 % dan menguat sebanyak 0,8 %. Indeks Nasdaq Composite melemah 0,4 % setelah berayun antara keuntungan dan kerugian. (knc)

Sumber : Bloomberg

Bursa AS Berfluktuasi Dengan S&P 500 Dekati 22 Bulan Terendah

007030700_1410989447-FOTO

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/2) – Bursa saham AS berfluktuasi, dengan indeks Standard & Poor 500 mendekati level terendah sejak April 2014, karena saham-saham energi mengalami pelemahan sementara perusahaan industri dan bahan baku menghapus penurunan sebelumnya.

Pasar ekuitas sedang berusaha untuk kembali stabil setelah aksi jual dalam Indeks Nasdaq Composite terpuruk selama dua hari sejak Agustus dan penurunan awal pada hari Selasa membawanya hanya 1 persen dari bear market. Saham-saham teknologi sedikit berubah setelah menghapus penurunan 1,2 persen, sedangkan perusahaan bahan baku dan industri naik di tengah melemahnya dolar. Chevron Corp. kehilangan 2,6 persen untuk laju penurunan dalam sektor energi sementara perbankan berjuang untuk naik.

Indeks S&P 500 turun 0,3 persen menjadi 1,848.76 pada pukul 12:10 siang di New York, setelah menghapus penurunan pembukaan sebesar 1 persen. Indeks Nasdaq Composite tergelincir 0,2 persen, setelah meluncur antara keuntungan dan kerugian. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 52,67 poin, atau 0,3 persen, ke 15,974.38.(frk)

Sumber: Bloomberg

Saham Eropa Ditutup Melemah Ke Level Terendah Sejak 2013

url

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/2) – Saham Eropa turun untuk hari ketujuh dan indeks yang mengukur bank merosot ke level terendahnya sejak 2012 lalu seiring penguatan pada ekuitas global yang dipicu oleh kekhawatiran investor atas pemulihan pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tanda-tanda mereda.

Eurobank Ergasias SA Yunani memimpin pemberi pinjaman yang lebih rendah, anjlok sebesar 12 % karena biaya asuransi utang keuangan meningkat di tengah kekhawatiran mengenai apakah bank cukup kuat untuk mengatasi penurunan. Saham Credit Suisse Group AG turun 8,4 % setelah Swiss National Bank (SNB) mengatakan bisa mengurangi tingkat suku bunga deposito negatif lebih lanjut. Saham Deutsche Bank AG membalikkan keuntungan, jatuh 4,3 % ke level terendahnya setidaknya sejak tahun 1992 silam bahkan seiring meyakinkan investor bahwa ia memiliki cukup uang untuk membayar utang-utangnya.

Indeks Stoxx Europe 600 turun 1,6 % ke level 309,39 pada penutupan perdagangan, level terendahnya sejak Oktober 2013 lalu, mengirimnya ke wilayah “oversold”. Volume saham yang diperdagangkan adalah 52 % lebih tinggi dari rata-rata30-hari. Alat pengukur yang melacak saham naik ke level tertinggi dalam 3 minggu terakhir dan telah melonjak 53 % pada tahun ini. Indeks ASE Yunani merosot ke level terendah setidaknya sejak tahun 1989.

Anjloknya ekuitas global dalam perdagangan volatile di tengah kekhawatiran investor atas kemerosotan harga minyak, pendapatan dan kekuatan ekonomi AS dan China, dengan Indeks MSCI All-Country World mendekati pasar bearish. Indeks Stoxx 600 sekarang diperdagangkan sebesar 13,6 kali estimasi laba, sekitar 22 % di bawah rekornya pada April 2015. (knc)

Sumber : Bloomberg