PT Best Profit Futures Malang

^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker


Presiden Dijadwal Resmikan Terminal Teluk Lamong Sabtu Ini

034444800_1432229912-Teluk_Lamong_ok

BESTPROFIT FUTURES MALANG (22/5) – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) telah menyelesaikan dua proyek, yakni proyek revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan pembangunan Terminal Teluk Lamong di Jawa Timur.

Kedua proyek ini siap beroperasi dan rencananya akan diresmikan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (23/5/2015).

Menurut Sekretaris Perusahaan Pelindo III Yon Irawan dengan selesainya revitalisasi APBS dan pembangunan Terminal Teluk Lamong, diharapkan bisa mendongkrak daya saing Indonesia sebagai negara maritim di dunia.

“Selesainya dua proyek besar Pelindo III itu diharapkan dapat memicu bangkitnya sektor maritim Indonesia yang dimulai dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Jawa Timur, khususnya di bidang logistik dan kepelabuhan,” kata dia seperti dikutip Jumat (22/5/2015).

Dia menjelaskan, APBS akan menjadi akses masuk ke kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya. Akses ini berhasil direvitalisasi dengan cara diperdalam dan diperlebar hingga kedalaman minus 13 meter LWS dan lebar 150 meter.

“Dulu APBS hanya bisa dilalui kapal berukuran 15 ribu dead weight tonnage (DWT). Dan pasca revatalisasi ini, maka kapal yang melalui Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya bisa mencapai 80 ribu DWT,” imbuh dia.

Sementara untuk proyek besar Terminal Teluk Lamong yang berlokasi di wilayah Tambak Oso Wilangon, Surabaya, pembangunannya menelan biaya hingga Rp 4,56 triliun. Sumber pendanaan, selain berasal dari internal perusahaan juga dari pinjaman modal, melalui pinjaman global (global bond) senilai US$ 500 juta.

“Memang, sebagian investasi modal pembangunan ‚ÄéTerminal Teluk Lamong berasal dari Pinjaman Komersial Luar Negeri (PKLN). Pengembaliannya, melalui obligasi dengan menyisihkan keuntungan selama 7 tahun. Dan, kita optimis itu akan berjalan dengan lancar,” tandas dia.

Sementara itu, Direktur Terminal Teluk Lamong, Prasetyadi mengatakan nantinya terminal ini dilengkapi dengan peralatan modern, seperti broadband yang memberikan kemudahan akses internet di semua areal.

Terminal termoderen ini juga mendukung tetap terjaganya kelestarian lingkungan. Dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, dan menjalin kerjasama dengan nelayan dalam wujud pembinaan dan pemberian corporate social responsibility (CSR). (Dian/Nrm)

Sumber : Liputan6

Dolar Turun Setelah Lemahnya Data Ekonomi AS Mengikis Spekulasi Suku Bunga

USD-Wiki-6-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (22/5) – Dolar melemah akibat laporan ekonomi meredam permintaan untuk mata uang setelah risalah dari pertemuan terakhir kebijakan Federal Reserve meninggalkan bullish.

Mata uang AS memangkas keuntungan tiga hari terhadap euro setelah data perumahan dan pekerjaan meleset dari perkiraan. Greenback melemah terhadap sebagian besar mata uang utama setelah pedagang mengkaji risalah pertemuan The Fed yang dirilis pada hari Rabu, yang mengatakan bahwa mereka tidak akan meningkatkan suku bunga pada bulan Juni, sambil tetap membuka kesempatan untuk program pengetatan akhir tahun ini.

Dolar melemah 0,2% menjadi $ 1,1118 per euro pada pukul 3:50 sore di New York, setelah menyentuh level $ 1,1062 pada hari Rabu, level terkuat sejak 29 April.

Sementara itu dolar turun 0,3% ke level 120,97 yen, menghentikan kenaikan dalam lima hari terakhir.(frk)

Sumber: Bloomberg

Emas Melemah Setelah Klaim Pengangguran AS Penurunan

url
BESTPROFIT FUTURES MALANG (22/5) – Emas berjangka turun ke level terendah dalam satu minggu setelah jumlah rata-rata orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran dalam empat minggu terakhir turun ke 15-tahun terendah, menghidupkan kembali kekhawatiran bahwa suku bunga akan naik.
Rata-rata turun menjadi 266.250 pada periode yang berakhir pada 16 Mei dari 271.750, berdasarkan angka pemerintah pada hari Kamis. Pada hari Rabu, kepemilikan dalam ETP berbasis emas turun ke level terendah sejak bulan Januari, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Emas menguat pada hari Rabu setelah risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve menunjukkan bahwa para pejabat pada pertemuan bulan April tidak berharap untuk menaikkan suku bunga acuan di pertemuan berikutnya di bulan Juni. Biaya pinjaman yang lebih tinggi mendorong investor untuk mendukung aset yang berbunga, termasuk obligasi baru, membatasi daya tarik logam, yang umumnya menawarkan pengembalian hanya melalui kenaikan harga.
Emas berjangka untuk pengiriman Juni turun 0,4% untuk menetap di level $ 1,204.10 per ons pada pukul 2:13 siang di Comex New York. Harga emas menyentuh level $ 1,200.80, yang merupakan terendah untuk kontrak teraktif sejak 13 Mei.
Perak untuk pengiriman Juli naik 0,1% ke level $ 17,132 per ons.(frk)
Sumber: Bloomberg