PT Best Profit Futures Malang

^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker


Yen Ditetapkan untuk Penurunan Mingguan Ke-5 Terkait Pemilu

japan-yen_1931929b
BESTPROFIT FUTURES MALANG (21/11) – Yen ditetapkan untuk penurunan mingguan kelima terhadap dolar sebelum Jepang mengadakan pemilihan majelis rendah bulan depan setelah Perdana Menteri Shinzo Abe mengupayakan mandat baru untuk stimulus ekonomi.
Mata uang Jepang telah turun terhadap semua 31 mata uang utama sejak 14 November sebelum data minggu depan diperkirakan akan menunjukkan ekspansi dalam ekonomi AS. Data kemarin menunjukkan inflasi AS lebih cepat dari perkiraan. Euro menuju kenaikan mingguan kedua sebelum Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi berbicara pada Kongres Perbankan Eropa pada hari ini. Indeks volatilitas valuta asing mencapai level tertinggi sembilan bulan.
Yen sedikit berubah di 118,18 per dolar pada pukul 9:05 pagi di Tokyo dari kemarin, saat menyentuh level 118,98, yang merupakan level terendah sejak Agustus 2007. Untuk minggu ini, yen telah turun 1,6%. Mata uang Jepang diperdagangkan di 148,27 per euro dari 148,24 di New York, siap untuk penurunan mingguan sebesar 1,8%.
Mata uang 18 negara berada di $ 1,2546 setelah mencapai level $ 1,2358 pada tanggal 7 November yang lalu, terendah sejak Agustus 2012. Mata uang bersama tersebut telah naik 0,7 % dalam dua minggu terakhir.
Indeks volatilitas valuta asing global oleh JPMorgan Chase & Co. mencapai 8.92% kemarin, tertinggi sejak 4 Februari.
Parlemen akan dibubarkan hari ini untuk dilakukan pemilihan.(frk)
Sumber : Bloomberg

Emas Turun Untuk Hari Kedua Ditengah Spekulasi The Fed

xau-wiki-4-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (21/11) – Emas berjangka catat penurunan untuk hari kedua secara berturut-turut di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan tingkat suku bunga sebagai momentum kenaikan perekonomian AS, sehingga memangkas permintaan untuk logam sebagai investasi alternatif.

Global holdings yang diperdagangkan di bursa pada produk emas telah memperpanjang penurunan ke level terendah dalam lima tahun terakhir, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Sementara kemarin, sebuah jajak pendapat menunjukkan para pemilih di Swiss akan menolak sebuah inisiatif yang akan mengharuskan bank sentral negara tersebut untuk menahan setidaknya 20 persen dari aset pada logam.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun sebesar 0,3 persen ke level $ 1,190.90 per ounce pukul 1:37 siang di Comex New York. Sementara keseluruhan perdagangan sebesar 49 persen di atas RSI 100-hari untuk saat ini, menurut data Bloomberg. Kemarin, sedangkan logam mencatat penurunan sebesar 0,3 persen.

Biaya hidup di AS stagnan pada bulan lalu, dan klaim pengangguran catat penurunan sebesar 2.000 dalam pekan yang berakhir pada 15 November lalu, menurut laporan pemerintah hari ini. (vck)

Sumber: Bloomberg

Indeks Topix Jepang dibuka Fluktuatif Seiring Abe Ingin Bubarkan Perlemen

bendera-jepang-_120329170258-342

BESTPROFIT FUTURES MALANG (21/11) – Indeks saham Topix Jepang bergerak fluktuatif karena yen memangkas penurunan dalam tujuh tahun terakhir terhadap dolar dan Perdana Menteri Shinzo Abe bersiap untuk membubarkan parlemen majelis rendah hari ini menjelang diadakannya pemilu.

Indeks Topix ditransaksikan pada level 1,386.86 pukul 09:02 pagi di Tokyo, berayun antara keuntungan dan kerugian kurang dari 0,1 persen. Indeks ini menuju penurunan sebesar 0,3 persen pekan ini. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 0,2 persen ke level 17,268.23 hari ini. Yen ditransaksikan pada level 118,18 per dolar pasca merosot ke level 118,98 kemarin, level terlemah sejak Agustus 2007 lalu.

Shinzo Abe akan membubarkan parlemen majelis rendah hari ini menjelang pemilu pada Desember mendatang, menggagalkan rencana kenaikan kedua pajak penjualan Jepang ketika ia mencoba untuk menyelamatkan program reformasi pasca rilis data minggu ini menunjukkan ekonomi terbesar kedua di Asia berada dalam resesi. Sebaliknya, harga rumah dan laporan sektor manufaktur kemarin mengisyaratkan kekuatan dalam ekonomi AS.

Jepang bersiap-siap untuk mengadakan pemilu “bisa berarti kita melihat sedikit nada hati-hati hari ini,” Stan Shamu, ahli strategi pasar di Melbourne di IG Ltd, menulis dalam sebuah e-mail kepada klien. “Ini akan menarik untuk melihat bagaimana hasilnya nanti sebagai politisi cenderung mulai mendapatkan vokal.”

Indeks Topix telah naik dalam tiga hari terakhir seiring Abe disebut polling, dan Bank of Japan mempertahankan janjinya untuk memperluas basis moneternya pada laju tahunan sebesar 80 triliun yen ($676 miliar). Di AS, para pembuat kebijakan menimbang komitmen mereka untuk mempertahankan tingkat suku bunga mendekati nol untuk “waktu yang cukup,” menurut risalah pertemuan the Fed pada Oktober lalu. (izr)

Sumber: Bloomberg